Dipublikasikan: 7 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 7 Desember 2025
Dipublikasikan: 7 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 7 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Vajrayanisme adalah salah satu aliran utama dalam Buddhisme yang berkembang dari tradisi Mahāyāna dan menekankan praktik spiritual esoterik yang lebih mendalam, termasuk penggunaan mantra, mudra, mandala, dan ritual tantra. Vajrayanisme, yang berarti “Kendaraan Berlian” atau “Kendaraan Petir”, bertujuan mempercepat pencapaian pencerahan dengan memadukan meditasi, simbolisme, dan praktik ritual yang kompleks. Tradisi ini berkembang pesat di Tibet, Nepal, Bhutan, Mongolia, dan beberapa wilayah Himalaya, serta kemudian menyebar ke Barat pada abad ke-20. Vajrayanisme menekankan bahwa pencerahan dapat dicapai dalam satu kehidupan melalui metode transformasi batin yang intens, dengan bimbingan seorang guru spiritual (lama).
Daftar Isi
Ajaran Vajrayanisme mencakup beberapa konsep dan praktik inti:
Vajrayanisme memadukan kedalaman filsafat Mahāyāna dengan praktik ritual esoterik yang bertujuan mempercepat pencapaian pencerahan.
Vajrayanisme berkembang di India sekitar abad ke-7 hingga ke-8 Masehi sebagai bagian dari gerakan tantra Buddhis. Praktik-praktik tantrik ini kemudian dibawa ke Tibet oleh tokoh-tokoh seperti Padmasambhava dan Śāntarakṣita pada abad ke-8, serta mengalami perkembangan signifikan dalam biara-biara besar di Tibet.
Di Tibet, Vajrayanisme berasimilasi dengan tradisi lokal seperti Bön dan melahirkan empat sekolah besar: Nyingma, Kagyu, Sakya, dan Gelug. Masing-masing memiliki metodologi meditasi dan ritual yang khas.
Pada abad ke-16 dan 17, Vajrayanisme meluas ke Mongolia, memengaruhi kebudayaan dan politik setempat. Pada abad ke-20, setelah diaspora Tibet akibat invasi Tiongkok, tradisi Vajrayana menyebar luas ke Eropa dan Amerika, di mana pengajaran meditasi tantra, Dzogchen, dan Mahāmudrā mendapatkan banyak pengikut.
Vajrayanisme kini menjadi salah satu tradisi Buddhis yang paling dikenal secara global karena kekayaan simbolisme, latihan meditasi yang mendalam, dan peran penting Dalai Lama dalam dialog internasional.