Unwarranted Generalization Fallacy

Dipublikasikan: 3 Desember 2025

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2025

Raymond Kelvin Nando Unwarranted Generalization Fallacy adalah kesalahan penalaran ketika seseorang membuat kesimpulan umum berdasarkan bukti yang tidak memadai, terbatas, atau tidak representatif. Fallacy ini mirip dengan hasty generalization, tetapi biasanya memiliki bobot yang lebih luas: kesimpulan tersebut bukan hanya terburu-buru, tetapi juga tanpa dasar logis yang layak untuk dijadikan generalisasi. Dalam konteks sosial, politik, dan media, fallacy ini dapat menciptakan stereotip, prasangka, miskonsepsi ilmiah, serta bias dalam pengambilan keputusan.

Pengertian Unwarranted Generalization Fallacy

Unwarranted Generalization Fallacy adalah kekeliruan ketika seseorang menarik generalisasi yang terlalu luas dari bukti yang tidak memadai atau tidak relevan. Generalisasi ini biasanya muncul karena:

  • Sampel yang terlalu kecil.
  • Sampel yang tidak representatif.
  • Fakta anekdotal yang dijadikan bukti kuat.
  • Interpretasi berlebihan dari informasi terbatas.
  • Bias konfirmasi terhadap keyakinan yang sudah ada.

Fallacy ini berbahaya karena dapat menciptakan persepsi palsu tentang kelompok, fenomena, atau situasi. Di ranah ilmiah, hal ini menghasilkan klaim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan; di ranah sosial, dapat menimbulkan stigma dan diskriminasi; dan di ranah politik, menyesatkan publik.

Ciri-ciri umum:

  • Klaim menyamaratakan seluruh kelompok berdasarkan satu atau dua kejadian.
  • Menggunakan pernyataan absolut seperti “semua”, “selalu”, “tidak pernah.”
  • Mengasumsikan hubungan kausal atau karakteristik umum tanpa dukungan data.
  • Mengandalkan bukti anekdot alih-alih data empiris.
  • Menyimpulkan sifat populasi besar dari contoh kecil.

Contoh Unwarranted Generalization Fallacy

  1. Sosial dan stereotip:
    “Saya pernah bertemu satu pegawai dari perusahaan X yang tidak profesional. Berarti semua pegawai di sana tidak kompeten.”
    → Tidak representatif.
  2. Debat politik:
    “Dua program pemerintah sebelumnya gagal, jadi semua kebijakan pemerintah selalu gagal.”
    → Menggeneralisasi seluruh kebijakan dari dua contoh.
  3. Pendidikan:
    “Mahasiswa generasi sekarang malas. Dua yang saya ajar kemarin saja tidak mengerjakan tugas.”
    → Sampel terlalu kecil untuk menyimpulkan generasi.
  4. Kesehatan dan sains:
    “Saya minum ramuan herbal ini sekali dan sembuh. Itu berarti ramuan ini efektif untuk semua orang.”
    → Generalisasi dari pengalaman pribadi.
  5. Pemasaran:
    “Dua pelanggan menyukai produk baru kami. Berarti semua pelanggan pasti menyukainya.”
    → Tidak ada analisis pasar yang representatif.
Orang lain juga membaca :  Gamblers Fallacy

Cara Mengatasi Unwarranted Generalization Fallacy

  1. Gunakan sampel representatif:
    Pastikan data berasal dari populasi yang cukup besar dan seimbang.
  2. Hindari generalisasi absolut:
    Gunakan kata-kata probabilistik seperti “beberapa,” “sering,” atau “mungkin.”
  3. Periksa kualitas bukti:
    Tanyakan apakah bukti cukup untuk menyimpulkan sesuatu yang luas.
  4. Evaluasi konteks:
    Pertimbangkan variabel lain yang memengaruhi fenomena.
  5. Minta data empiris:
    Jangan menerima klaim berbasis anekdot sebagai bukti menyeluruh.
  6. Pisahkan pengalaman pribadi dari kesimpulan umum:
    Satu kasus tidak mewakili populasi.
  7. Gunakan metode ilmiah:
    Replikasi, kontrol, dan uji statistik dapat mencegah generalisasi berlebihan.
  8. Waspadai bias konfirmasi:
    Pastikan tidak hanya mencari contoh yang mendukung keyakinan awal.

Referensi

  • Govier, T. (2010). A Practical Study of Argument. Wadsworth.
  • Damer, T. E. (2012). Attacking Faulty Reasoning. Cengage Learning.
  • Walton, D. (2008). Informal Logic: A Pragmatic Approach. Cambridge University Press.
  • Tindale, C. W. (2007). Fallacies and Argument Appraisal. Cambridge University Press.
  • Hahn, U., & Oaksford, M. (2007). The Rationality of Informal Argumentation. Psychological Review.

Citation

Previous Article

Unfalsifiability Fallacy

Next Article

Undistributed Middle Fallacy

Citation copied!