Dipublikasikan: 16 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 5 Januari 2026
Dipublikasikan: 16 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 5 Januari 2026
Raymond Kelvin Nando — Pythagoras adalah filsuf dan matematikawan Yunani Kuno yang hidup pada abad ke-6 SM dan dikenal sebagai salah satu tokoh paling awal yang menghubungkan filsafat, matematika, kosmologi, dan etika dalam satu pandangan hidup yang menyeluruh. Ia tidak hanya dipandang sebagai penemu teorema matematika terkenal yang menyandang namanya, tetapi juga sebagai pendiri suatu cara hidup filosofis yang menekankan harmoni, keteraturan kosmos, dan penyucian jiwa. Pemikiran Pythagoras memberi pengaruh mendalam terhadap tradisi filsafat Yunani, khususnya Plato dan Neoplatonisme, serta terhadap perkembangan metafisika, musik, dan ilmu pengetahuan Barat.
Daftar Isi
Pythagoras lahir sekitar tahun 570 SM di pulau Samos, Yunani, dan diperkirakan meninggal sekitar 495 SM di Metapontum, Italia Selatan. Informasi tentang kehidupannya sebagian besar bersifat legendaris dan berasal dari sumber-sumber yang ditulis berabad-abad setelah kematiannya, sehingga sulit membedakan fakta historis dari mitos. Namun, secara umum diyakini bahwa Pythagoras melakukan perjalanan intelektual ke berbagai wilayah, termasuk Mesir dan mungkin Babilonia, untuk mempelajari matematika, astronomi, dan praktik religius.
Setelah meninggalkan Samos, Pythagoras menetap di Kroton, sebuah kota di Italia Selatan, tempat ia mendirikan komunitas filosofis-religius yang dikenal sebagai kaum Pythagorean. Komunitas ini menjalani kehidupan bersama yang ketat, menggabungkan studi intelektual, latihan moral, dan aturan hidup asketik. Pythagoras sendiri tidak meninggalkan tulisan; ajarannya diwariskan secara lisan dan dikembangkan oleh para pengikutnya, yang menjadikan Pythagoreanisme sebagai aliran filsafat dan cara hidup.
Inti dari pemikiran Pythagoras adalah keyakinan bahwa bilangan merupakan prinsip dasar dari segala sesuatu. Dunia, menurutnya, tidak tersusun secara kacau, melainkan mengikuti struktur matematis yang rasional dan harmonis. Bilangan bukan sekadar alat hitung, tetapi hakikat realitas itu sendiri. Pandangan ini menandai pergeseran besar dalam filsafat Yunani awal, dari penjelasan mitologis menuju penjelasan rasional dan abstrak tentang alam semesta.
Bilangan dipahami memiliki kualitas metafisis dan simbolik. Misalnya, angka satu melambangkan kesatuan, dua melambangkan perbedaan, dan sepuluh dianggap sebagai bilangan sempurna. Dengan demikian, matematika bukan hanya disiplin teknis, tetapi jalan untuk memahami tatanan kosmos dan kebenaran terdalam tentang realitas.
Pythagoras terkenal dengan gagasannya tentang harmoni kosmis, terutama melalui hubungan antara musik dan matematika. Ia menemukan bahwa interval musik yang harmonis dapat dijelaskan melalui rasio bilangan sederhana. Dari sini, ia menyimpulkan bahwa harmoni yang sama juga mengatur pergerakan benda-benda langit.
Gagasan “musik sfera” menyatakan bahwa planet-planet bergerak menurut rasio matematis tertentu, menghasilkan harmoni kosmik yang tidak dapat didengar oleh telinga manusia biasa. Konsep ini menghubungkan estetika, sains, dan metafisika, serta memandang alam semesta sebagai tatanan yang indah, teratur, dan rasional.
Pythagoras mengajarkan bahwa jiwa bersifat abadi dan mengalami reinkarnasi, berpindah dari satu tubuh ke tubuh lain. Kehidupan manusia dipahami sebagai bagian dari siklus kosmik yang lebih besar, di mana jiwa harus disucikan agar dapat terbebas dari kelahiran kembali.
Penyucian jiwa dicapai melalui pengetahuan, disiplin moral, dan cara hidup yang teratur. Filsafat, dalam pengertian Pythagoras, bukan sekadar refleksi teoritis, melainkan latihan spiritual yang bertujuan membebaskan jiwa dari ketidakteraturan dan keterikatan duniawi.
Komunitas Pythagorean menjalani kehidupan etis yang ketat, termasuk aturan tentang makanan, keheningan, persahabatan, dan pengendalian diri. Etika Pythagoras berakar pada gagasan harmoni: kehidupan yang baik adalah kehidupan yang selaras dengan tatanan kosmos.
Persahabatan memiliki nilai moral yang tinggi dalam ajaran Pythagoras, karena mencerminkan keselarasan dan kesatuan antarjiwa. Etika ini menekankan disiplin diri, kesederhanaan, dan tanggung jawab moral sebagai bagian integral dari filsafat.
Bagi Pythagoras, pengetahuan tertinggi dicapai melalui kontemplasi rasional terhadap struktur matematis dunia. Ia membedakan antara kehidupan praktis, kehidupan yang mengejar kehormatan, dan kehidupan kontemplatif, yang terakhir dianggap sebagai bentuk kehidupan tertinggi. Pandangan ini kelak sangat memengaruhi Plato dan tradisi filsafat Barat mengenai keutamaan kontemplasi intelektual.
Pemikiran Pythagoras memberikan fondasi penting bagi Plato, khususnya dalam pandangan tentang dunia sebagai tatanan rasional yang dapat dipahami melalui matematika. Konsep jiwa, harmoni, dan realitas abstrak menjadi bagian integral dari metafisika Plato dan Neoplatonisme. Dengan demikian, Pythagoras menempati posisi kunci dalam sejarah filsafat sebagai penghubung antara filsafat alam awal dan metafisika klasik.
Pythagoras tidak meninggalkan karya tulis yang dapat dipastikan keasliannya. Seluruh ajarannya diketahui melalui kesaksian para murid dan penulis kemudian. Oleh karena itu, tidak ada karya tertulis yang secara langsung dapat dikaitkan dengannya sebagai pengarang.
Pythagoras adalah seorang filsuf dan matematikawan Yunani kuno yang hidup pada abad ke-6 SM. Ia dikenal sebagai pendiri aliran Pythagoreanisme dan sebagai tokoh penting dalam perkembangan awal matematika, filsafat, dan pemikiran kosmologis.
Gagasan utama Pythagoras adalah bahwa bilangan merupakan prinsip dasar dari segala sesuatu. Ia dan para pengikutnya meyakini bahwa harmoni dan keteraturan alam semesta dapat dipahami melalui hubungan matematis, termasuk dalam musik dan kosmos.
Pythagoras penting karena pengaruhnya yang besar dalam matematika, terutama melalui teorema yang dikaitkan dengan namanya, serta dalam filsafat dan ilmu pengetahuan. Pemikirannya tentang bilangan, harmoni, dan jiwa memengaruhi filsuf-filsuf berikutnya seperti Plato dan tradisi filsafat Barat secara luas.