Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Mormonisme adalah gerakan keagamaan yang muncul pada abad ke-19 di Amerika Serikat, yang didirikan oleh Joseph Smith. Agama ini secara resmi dikenal sebagai Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir (The Church of Jesus Christ of Latter-day Saints). Mormonisme menekankan wahyu kontinyu dari Allah melalui nabi-nabi modern, kitab suci tambahan selain Alkitab, dan pentingnya pemulihan ajaran asli Yesus Kristus di bumi. Ajarannya menekankan kehidupan keluarga, etika kerja, pengembangan spiritual, dan misi penginjilan aktif ke seluruh dunia.
Daftar Isi
Ajaran utama Mormonisme mencakup konsep pemulihan Injil, di mana Joseph Smith dianggap sebagai nabi yang mengembalikan ajaran asli Kristus yang hilang atau tersimpang. Selain Alkitab, kitab suci lain yang penting adalah Kitab Mormon, Ajaran dan Perjanjian, dan Mutiara yang Berharga. Mormonisme menekankan Trinitas yang berbeda dari Kristen arus utama, melihat Allah Bapa, Yesus Kristus, dan Roh Kudus sebagai tiga pribadi terpisah yang bersatu dalam tujuan.
Praktik Mormonisme meliputi sakramen baptisan bagi orang hidup dan kematian (baptisan untuk orang mati), doa, puasa, pengajaran moral yang ketat, dan pelayanan misi. Kehidupan keluarga, monogami atau sejarah poligami, pendidikan agama, dan keterlibatan sosial menjadi inti kehidupan seorang Mormon. Etika kerja, pelayanan sosial, dan pengabdian kepada gereja juga menjadi aspek penting dari ajaran Mormon.
Mormonisme muncul pada tahun 1820-an di New York, ketika Joseph Smith mengaku menerima wahyu ilahi dan menemukan Golden Plates, yang kemudian diterjemahkan menjadi Kitab Mormon pada 1830. Gereja ini resmi didirikan pada tahun yang sama. Awal perkembangannya diwarnai penganiayaan, migrasi komunitas ke Ohio, Missouri, dan Illinois, hingga akhirnya dipimpin oleh Brigham Young ke Utah, yang menjadi pusat pertumbuhan gereja.
Sepanjang abad ke-19, Mormonisme menghadapi konflik sosial dan hukum, terutama terkait poligami yang dipraktikkan sebagian pengikut. Pada akhir abad ke-19, praktik poligami resmi dihentikan, dan Mormonisme modern menekankan monogami dan kehidupan keluarga yang kuat. Saat ini, Mormonisme telah berkembang menjadi gerakan global dengan jutaan pengikut di Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, Asia, dan Afrika, melalui program misi dan pendidikan keagamaan yang sistematis.
Joseph Smith adalah pendiri dan nabi utama, yang menerima wahyu, menulis kitab suci tambahan, dan mendirikan organisasi gereja. Brigham Young memimpin migrasi besar ke Utah dan membentuk struktur administratif dan sosial komunitas Mormon. Tokoh-tokoh kontemporer meliputi presiden dan kuorum dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, yang terus memimpin misi global, pendidikan, dan pengembangan komunitas.