Dipublikasikan: 2 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 2 Desember 2025
Dipublikasikan: 2 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 2 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Ignoring a Common Cause Fallacy adalah salah satu jenis kesalahan logika yang terjadi ketika seseorang menyimpulkan hubungan kausal antara dua peristiwa tanpa menyadari bahwa keduanya mungkin disebabkan oleh faktor ketiga yang sama. Fallacy ini sering muncul dalam analisis statistik, penelitian ilmiah, debat publik, dan penalaran sehari-hari. Misalnya, pernyataan “Setiap kali angka penjualan es krim naik, tingkat kejahatan juga meningkat, jadi penjualan es krim menyebabkan kejahatan” mengabaikan kemungkinan adanya penyebab umum, seperti cuaca panas, yang meningkatkan penjualan es krim sekaligus memicu lebih banyak aktivitas di luar rumah. Kesalahan ini dapat menyesatkan pengambilan keputusan dan menimbulkan interpretasi yang salah tentang hubungan sebab-akibat.
Daftar Isi
Ignoring a Common Cause Fallacy, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “Kesalahan Logika Mengabaikan Penyebab Umum,” adalah kesalahan berpikir yang terjadi ketika seseorang mengaitkan dua peristiwa secara kausal tanpa mempertimbangkan adanya faktor ketiga yang mungkin menjadi penyebab keduanya. Fallacy ini termasuk dalam kategori informal fallacy, karena menyerang kualitas penalaran dengan mengabaikan penyebab alternatif yang relevan, bukan struktur logika formal.
Ciri khas Ignoring a Common Cause Fallacy meliputi:
Fallacy ini sering muncul dalam berbagai konteks:
Secara psikologis, fallacy ini muncul karena manusia cenderung mencari pola dan hubungan kausal bahkan ketika hubungan itu sebenarnya disebabkan oleh variabel ketiga.
Berikut beberapa contoh konkret dari Ignoring a Common Cause Fallacy:
Beberapa strategi dapat diterapkan untuk mengenali dan menghindari fallacy ini: