Dipublikasikan: 2 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 24 Desember 2025
Dipublikasikan: 2 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 24 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Gamblers Fallacy adalah salah satu jenis kesalahan logika yang muncul ketika seseorang percaya bahwa hasil peristiwa acak di masa depan dipengaruhi oleh hasil sebelumnya, padahal kedua peristiwa itu bersifat independen. Kesalahan ini sering terlihat dalam konteks perjudian, taruhan, dan pengambilan keputusan yang melibatkan probabilitas, tetapi juga muncul dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pernyataan “Setelah enam kali lemparan koin menghasilkan gambar, lemparan berikutnya pasti angka” merupakan contoh Gambler’s Fallacy, karena setiap lemparan koin bersifat independen dengan probabilitas yang sama. Fallacy ini berbahaya karena dapat menyebabkan keputusan yang salah, overconfidence, dan risiko finansial yang tidak perlu.
Daftar Isi
Gambler’s Fallacy, atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai “Kesalahan Logika Penjudi,” adalah kesalahan berpikir yang terjadi ketika seseorang menganggap bahwa probabilitas hasil acak dipengaruhi oleh urutan hasil sebelumnya, padahal setiap percobaan independen memiliki peluang yang sama. Fallacy ini termasuk dalam kategori informal fallacy, karena menyerang kualitas penalaran berdasarkan persepsi salah terhadap probabilitas dan peluang, bukan struktur logika formal.
Ciri khas Gambler’s Fallacy meliputi:
Fallacy ini sering muncul dalam:
Secara psikologis, fallacy ini terkait dengan heuristik representatif, di mana manusia mengharapkan pola tertentu dalam peristiwa acak meskipun tidak ada dasar probabilistik untuk mengasumsikannya.
Berikut beberapa contoh konkret dari Gambler’s Fallacy:
Beberapa strategi untuk mengenali dan menghindari fallacy ini meliputi: