Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Fundamentalisme adalah sebuah pendekatan keagamaan yang menekankan ketaatan mutlak terhadap doktrin-doktrin dasar atau “fundamental” dari suatu tradisi iman. Istilah ini pertama kali digunakan dalam konteks Kekristenan Protestan di Amerika Serikat pada awal abad ke-20, tetapi dalam perkembangan selanjutnya, terminologi “fundamentalisme” dipakai lebih luas untuk menggambarkan gerakan-gerakan keagamaan yang menolak modernisme, kritik historis-biblis, dan perubahan sosial yang dianggap mengancam kemurnian ajaran. Fundamentalisme biasanya dicirikan oleh penafsiran literal terhadap teks suci, komitmen terhadap identitas religius yang eksklusif, dan sikap konfrontatif terhadap budaya sekuler.
Daftar Isi
Meskipun fundamentalisme memiliki variasi di berbagai agama, beberapa ciri utamanya meliputi:
Dalam konteks historis dan akademis, beberapa tokoh berikut berpengaruh dalam perkembangan atau analisis fundamentalisme: