Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 26 Desember 2025
Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 26 Desember 2025
Raymond kelvin Nando — Encoding dan decoding merupakan konsep fundamental dalam bidang komunikasi, komputer, dan teknologi informasi, yang memungkinkan pertukaran data secara efisien dan akurat.
Encoding adalah proses mengubah informasi dari satu format ke format lain yang lebih sesuai untuk penyimpanan, transmisi, atau pengolahan, sedangkan decoding adalah proses kebalikannya, yaitu mengembalikan data yang telah diubah ke bentuk aslinya atau ke format yang dapat dipahami. Konsep ini tidak hanya diterapkan pada teks dan angka, tetapi juga pada audio, video, sinyal digital, dan bahkan komunikasi manusia sehari-hari. Pemahaman yang baik mengenai encoding dan decoding menjadi kunci dalam berbagai teknologi modern, mulai dari kompresi data, enkripsi keamanan, hingga pemrograman dan jaringan komputer.
Berikut seluruh Ensiklopedia Encoding & Decoding yang telah disusun :
Daftar Isi
Encoding dan decoding adalah proses dalam komunikasi di mana pesan dibuat, disampaikan, dan ditafsirkan. Encoding merujuk pada cara pengirim menyusun pesan menggunakan simbol, bahasa, atau tanda tertentu, sedangkan decoding adalah proses penerima dalam menafsirkan dan memahami pesan tersebut.
Dalam kajian budaya dan media, konsep encoding dan decoding digunakan untuk menjelaskan bahwa makna pesan tidak selalu diterima secara sama oleh semua orang. Pesan yang diencoding oleh pembuat media dapat didecoding secara berbeda oleh audiens, tergantung latar belakang sosial, budaya, dan pengalaman masing-masing.
Encoding dan decoding penting karena membantu memahami bagaimana komunikasi bekerja dan mengapa kesalahpahaman dapat terjadi. Konsep ini juga berguna untuk menganalisis media, iklan, dan wacana sosial, sehingga masyarakat dapat menjadi audiens yang lebih kritis terhadap pesan yang diterima.