Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Raymond Kelvin Nando —Cross product atau produk vektor adalah operasi dalam ruang tiga dimensi (R³) yang menghasilkan vektor baru yang tegak lurus terhadap dua vektor awal. Konsep ini sangat penting dalam matematika lanjut, fisika, mekanika, grafika komputer, dan teknik karena mampu menggambarkan arah rotasi, luas bidang, hingga orientasi geometri ruang.
Daftar Isi
Cross product adalah operasi antara dua vektor u dan v yang menghasilkan vektor baru u × v dengan sifat utama:
Secara sederhana, cross product mengukur “seberapa tidak sejajar” dua vektor sekaligus memberikan arah yang ortogonal terhadap keduanya.
Jika vektor
u = (a₁, a₂, a₃)
v = (b₁, b₂, b₃)
maka cross product didefinisikan sebagai:
\(\mathbf{u} \times \mathbf{v} = (a_{2}b_{3} – a_{3}b_{2},\ a_{3}b_{1} – a_{1}b_{3},\ a_{1}b_{2} – a_{2}b_{1})\)Rumus ini menghasilkan vektor baru yang otomatis tegak lurus terhadap u dan v.
Rumus cross product juga dapat ditulis dengan determinan matriks:
\(Ekspansi determinan memberikan hasil yang sama dengan bentuk komponen.
Besar vektor hasil cross product dapat dihitung dengan rumus:
\(|\mathbf{u} \times \mathbf{v}| = |\mathbf{u}|,|\mathbf{v}|,\sin\theta\)di mana θ adalah sudut antara u dan v.
Makna rumus:
Arah vektor u × v ditentukan oleh kaidah tangan kanan:
Arah ini penting dalam fisika, khususnya pada gaya Lorentz, torsi, dan rotasi.
Misalkan
u = (2, −1, 3)
v = (4, 0, −2)
Hitung cross product:
\(Vektor hasil = (2, 16, 4), yang tegak lurus terhadap u dan v.
Cross product menjadi alat fundamental dalam memahami struktur ruang tiga dimensi dan berbagai fenomena fisika yang bertumpu pada arah, rotasi, serta interaksi antar vektor.