Christine Marion Korsgaard

Dipublikasikan: 12 Desember 2025

Terakhir diperbarui: 12 Desember 2025

Raymond Kelvin Nando — Christine Marion Korsgaard adalah salah satu filsuf moral kontemporer yang paling berpengaruh, dikenal karena pemikirannya yang mendalam tentang etika normatif, teori moral Kantian, dan hubungan antara identitas diri serta rasionalitas praktis. Ia menekankan bahwa tindakan moral tidak hanya berdasarkan kepatuhan pada aturan eksternal, tetapi juga berkaitan erat dengan bagaimana agen membentuk dan memelihara identitas moral mereka. Pemikiran Korsgaard memberikan kontribusi penting terhadap teori kewajiban, otonomi, serta etika terapan, termasuk hak-hak hewan dan tanggung jawab moral dalam konteks sosial dan ekologis.

Biografi Christine Marion Korsgaard

Christine Korsgaard lahir pada 1952 di Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan di Bryn Mawr College dan kemudian meraih gelar Ph.D. dari Harvard University pada 1978. Sejak awal karier akademiknya, Korsgaard dikenal sebagai pemikir brilian di bidang etika normatif dan filsafat moral Kantian. Ia mengajar di Harvard University sebagai profesor filsafat, di mana ia membimbing generasi filsuf moral baru dan terus aktif menulis. Karya-karyanya yang terkenal, termasuk The Sources of Normativity (1996) dan Self-Constitution: Agency, Identity, and Integrity (2009), menekankan hubungan antara moralitas, rasionalitas, dan konstruksi identitas diri. Selain itu, Korsgaard menulis secara ekstensif mengenai etika praktis, hak-hak hewan, dan isu-isu moral kontemporer, menjadikannya salah satu figur sentral dalam filsafat moral modern.

Pemikiran Christine Marion Korsgaard

Etika Kantian Kontemporer

Korsgaard mengembangkan etika Kantian dengan menekankan bahwa moralitas bersumber dari kapasitas manusia sebagai agen rasional. Ia berargumen bahwa tindakan moral harus dapat dijadikan prinsip universal yang dapat diterima oleh semua agen rasional, sehingga moralitas memiliki dasar objektif yang terikat pada rasionalitas praktis. Bagi Korsgaard, otonomi moral tidak sekadar kebebasan memilih, tetapi kemampuan untuk bertindak sesuai prinsip yang dipilih secara rasional, sehingga tindakan moral membentuk identitas diri dan integritas personal. Moralitas, menurutnya, bukanlah sekadar kepatuhan terhadap aturan eksternal, tetapi proses aktif di mana agen membentuk dirinya sendiri melalui pilihan dan tindakan yang bermakna.

Orang lain juga membaca :  Philippa Ruth Foot

Sumber Normativitas

Dalam karya monumentalnya The Sources of Normativity, Korsgaard berargumen bahwa kewajiban moral bersumber dari kapasitas agen untuk bertindak secara rasional dan reflektif. Norma moral tidak hadir sebagai aturan eksternal yang dipaksakan, tetapi muncul dari kebutuhan manusia untuk bertindak secara koheren dengan prinsip-prinsip yang mereka akui sebagai rasional. Dengan demikian, moralitas terkait erat dengan kapasitas agen untuk menilai tindakan mereka sendiri, membuat komitmen rasional, dan menegakkan prinsip-prinsip yang memberikan arah bagi kehidupan praktis. Korsgaard menekankan bahwa norma-norma moral hanya efektif ketika mereka berakar pada kemampuan reflektif manusia, sehingga etika selalu memiliki keterkaitan yang erat dengan pengalaman subjektif dan kesadaran diri.

Self-Constitution dan Agensi Moral

Korsgaard menekankan bahwa identitas moral agen terbentuk melalui tindakan yang mereka lakukan. Dalam Self-Constitution: Agency, Identity, and Integrity, ia menjelaskan bahwa tindakan moral bukan sekadar manifestasi kepatuhan, tetapi proses aktif yang membentuk siapa kita sebagai individu. Agen membangun integritas dan kohesi identitas melalui keputusan yang mencerminkan prinsip-prinsip moral yang mereka akui. Dengan kata lain, moralitas tidak terlepas dari pembentukan diri; integritas personal merupakan konsekuensi dari tindakan yang selaras dengan prinsip rasional dan moral. Pemikiran ini menekankan hubungan erat antara agen, prinsip moral, dan pengembangan identitas diri sebagai makhluk bermoral.

Etika Praktis dan Hak-Hak Hewan

Korsgaard memperluas argumen moralnya untuk memasukkan makhluk lain yang memiliki kapasitas untuk menderita atau memiliki kepentingan. Ia berpendapat bahwa kewajiban moral manusia tidak terbatas pada sesama manusia, tetapi juga mencakup makhluk lain yang memiliki nilai intrinsik karena mereka dapat mengalami rasa sakit dan memiliki kepentingan. Dalam konteks etika praktis, hal ini memberikan dasar filosofis yang kuat untuk perlindungan hak-hak hewan dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan. Pendekatan Korsgaard menekankan bahwa prinsip moral harus diuji dalam tindakan nyata, menekankan integritas, tanggung jawab, dan kohesi identitas moral dalam kehidupan sehari-hari.

Orang lain juga membaca :  Deborah Achtenberg

Kontribusi terhadap Etika Kontemporer

Pemikiran Korsgaard berhasil menjembatani tradisi Kantian klasik dengan filsafat moral analitik modern. Ia mengintegrasikan teori normatif dengan etika praktis, menjembatani filsafat moral dengan isu sosial, politik, dan lingkungan. Dengan menekankan otonomi, rasionalitas praktis, dan identitas moral, Korsgaard memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana agen rasional dapat membentuk kehidupan bermakna sekaligus memenuhi kewajiban moral. Pendekatannya menjadikan etika Kantian lebih relevan bagi perdebatan kontemporer tentang kewajiban, hak-hak hewan, dan tanggung jawab etis dalam dunia nyata.

Karya-Karya Penting Christine Marion Korsgaard

  • The Sources of Normativity (1996)
  • Self-Constitution: Agency, Identity, and Integrity (2009)
  • Creating the Kingdom of Ends (1996)
  • Berbagai makalah tentang Kantian ethics, etika praktis, dan moralitas hewan

Referensi

  • Korsgaard, C. M. (1996). The sources of normativity. Cambridge University Press.
  • Korsgaard, C. M. (2009). Self-constitution: Agency, identity, and integrity. Oxford University Press.
  • Korsgaard, C. M. (1996). Creating the kingdom of ends. Cambridge University Press.
  • Hill, T. E. (2002). Humanity and morality: Essays on Kantian ethics. Oxford University Press.
  • Wood, A. (2008). Kantian ethics. Cambridge University Press.
  • O’Neill, O. (1996). Towards justice and virtue: A constructive account of practical reasoning. Cambridge University Press.

Citation

Previous Article

Philippa Ruth Foot

Next Article

Susan Haack

Citation copied!