Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 27 Desember 2025
Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 27 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — ANSI Escape Encoding merupakan metode pengkodean karakter khusus yang digunakan untuk mengontrol tampilan teks di terminal atau konsol. Teknik ini memanfaatkan urutan karakter escape yang diawali dengan karakter ESC (ASCII 27) diikuti kode tertentu untuk mengubah warna, gaya teks, posisi kursor, dan efek lainnya. Metode ini banyak digunakan dalam sistem operasi berbasis UNIX, DOS, dan berbagai terminal modern untuk memberikan tampilan teks interaktif tanpa memerlukan antarmuka grafis.
Daftar Isi
ANSI Escape Encoding adalah mekanisme encoding yang menyisipkan escape sequences dalam aliran karakter agar terminal dapat mengenali perintah kontrol. Setiap urutan dimulai dengan karakter ESC, diikuti karakter “[” (untuk Control Sequence Introducer, CSI), dan kemudian kode perintah yang diakhiri dengan satu huruf untuk menandai jenis kontrol.
Contoh penggunaan umum termasuk:
Encoding ini bersifat inline dengan teks biasa sehingga dapat dibaca oleh terminal yang mendukung ANSI, namun dapat diabaikan atau ditampilkan sebagai karakter biasa pada perangkat yang tidak mendukung.
ANSI Escape Encoding pertama kali distandarisasi oleh ANSI (American National Standards Institute) pada akhir 1970-an sebagai bagian dari standar ANSI X3.64. Tujuannya adalah menciptakan metode umum untuk kontrol tampilan terminal tanpa bergantung pada hardware atau vendor tertentu.
Sebelum standar ini, setiap produsen terminal menggunakan kode unik untuk kontrol layar, sehingga perangkat lunak harus menulis kode berbeda untuk tiap terminal. Dengan ANSI Escape, kompatibilitas lintas terminal meningkat, memudahkan pengembangan software berbasis teks.
Standar ini kemudian diadopsi di DOS, UNIX, Linux, dan sistem terminal modern, menjadi fondasi bagi aplikasi CLI yang memanfaatkan warna, tampilan teks interaktif, dan animasi sederhana.
Prinsip dasar encoding ini adalah menyisipkan escape sequences di aliran teks yang diinterpretasikan terminal. Struktur umum:
m → mengubah atribut teksH → memindahkan kursor ke baris dan kolom tertentuJ → membersihkan layarContoh sederhana urutan: ESC [31m → mengubah warna teks menjadi merah.
Contoh penggunaan untuk teks berwarna:
Input teks:
Hello World
Urutan encoding untuk membuat teks merah:
ESC [31mHello WorldESC [0m
Penjelasan:
Terminal menampilkan teks Hello World dengan warna merah.
Contoh lain untuk menghapus layar:
ESC [2J → membersihkan seluruh layar terminal.
Kelebihan:
Kekurangan:
ANSI Escape Encoding adalah metode pengkodean yang menggunakan urutan karakter khusus untuk mengontrol format teks pada terminal atau konsol komputer. Kode ini memungkinkan perubahan warna teks, posisi kursor, dan gaya tampilan lainnya.
Fungsi utamanya adalah untuk memformat tampilan teks di terminal tanpa memengaruhi konten sebenarnya. Misalnya, kode escape dapat digunakan untuk menyorot teks, mengubah warna latar belakang, atau menggerakkan kursor ke posisi tertentu.
ANSI Escape Encoding penting karena menjadi standar interoperabilitas dalam sistem terminal dan aplikasi command-line. Dengan encoding ini, pengembang dapat membuat antarmuka teks interaktif dan visualisasi data yang lebih dinamis.