Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 27 Desember 2025
Dipublikasikan: 10 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 27 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Affine Cipher merupakan metode penyandian klasik yang mengubah setiap huruf melalui transformasi linear pada aritmetika modular. Teknik ini memperluas konsep Caesar Cipher dengan menambahkan parameter pengali dan penambah sehingga pola substitusi menjadi lebih kompleks. Meskipun sederhana, metode ini menjadi referensi penting dalam sejarah kriptografi karena membangun dasar pemahaman tentang penggunaan fungsi matematika dalam proses encoding dan decoding.
Daftar Isi
Affine Cipher adalah algoritma kriptografi klasik yang menerapkan fungsi linear dalam modulo alfabet. Setiap huruf plaintext x direpresentasikan sebagai bilangan 0 hingga 25, lalu disandikan menggunakan transformasi:
E(x) = (a × x + b) mod 26
Parameter:
a = kunci pengali
b = kunci penambah
26 = jumlah alfabet Latin
Syarat pentingnya adalah a harus relatif prima terhadap 26 agar proses dekripsi dapat dilakukan. Dekripsi membutuhkan invers modulo dari a.
Affine Cipher mengombinasikan Multiplicative Cipher dan Caesar Cipher sehingga menghasilkan substitusi monoalfabetik yang lebih kaya dibanding Caesar sederhana. Namun karena tetap monoalfabetik, cipher ini mudah dianalisis menggunakan frekuensi huruf.
Akar konsep transformasi linear pada kriptografi sudah muncul dalam teknik substitusi kuno, namun formulasi matematis Affine Cipher semakin jelas setelah aritmetika modular berkembang pada abad 17–18. Metode ini mulai mendapat tempat dalam dunia akademik ketika kriptografi klasik menjadi objek studi formal pada abad ke-19.
Affine Cipher kemudian menjadi salah satu contoh paling umum dalam buku-buku kriptografi untuk memperkenalkan penggunaan fungsi matematika dan bilangan prima relatif dalam penyandian. Walaupun keamanan metode ini sangat lemah menurut standar modern, konsep affine tetap hidup dalam berbagai komponen kriptografi modern seperti S-box pada AES yang menggunakan transformasi affine pada ruang GF(2^8).
Prinsip Affine Cipher berpusat pada transformasi linear modular.
Kunci:
a = 5
b = 8
Plaintext :
HELLO
Representasi angka:
H = 7
E = 4
L = 11
L = 11
O = 14
Enkripsi menggunakan rumus (5 × x + 8) mod 26:
H → (5 × 7 + 8) = 43 mod 26 = 17 → R
E → (5 × 4 + 8) = 28 mod 26 = 2 → C
L → (5 × 11 + 8) = 63 mod 26 = 11 → L
L → 11 → L
O → (5 × 14 + 8) = 78 mod 26 = 0 → A
Ciphertext :
RCLLA
Contoh dekripsi:
Invers dari a = 5 dalam modulo 26 adalah 21.
Gunakan rumus D(y) = 21 × (y − 8) mod 26.
Kelebihan:
Kekurangan:
Affine Cipher adalah metode kriptografi klasik yang termasuk dalam sandi substitusi monoalfabetik. Teknik ini menggunakan rumus matematika sederhana untuk mengenkripsi huruf, sehingga setiap huruf pada teks asli diganti dengan huruf lain berdasarkan fungsi linear dalam aritmetika modulo.
Affine Cipher bekerja dengan rumus matematika berbentuk E(x)=(ax+b)modm, di mana x adalah nilai numerik huruf, a dan b adalah kunci, dan adalah jumlah karakter dalam alfabet. Agar sandi dapat didekripsi, nilai a harus relatif prima terhadap .
Affine Cipher penting karena menunjukkan penerapan awal konsep matematika dalam kriptografi. Meskipun tidak lagi aman untuk penggunaan modern, sandi ini sering dipelajari untuk memahami dasar-dasar enkripsi, kriptanalisis, dan perkembangan teknik kriptografi yang lebih kompleks.