Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Dipublikasikan: 8 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 8 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Katolisisme adalah tradisi utama dalam Kekristenan yang merujuk pada Gereja Katolik Roma, sebuah komunitas iman global yang dipimpin oleh Paus sebagai penerus Rasul Petrus. Katolisisme merupakan cabang Kekristenan terbesar di dunia dan memiliki sejarah panjang yang berakar pada gereja perdana abad pertama. Tradisi ini menekankan kesinambungan apostolik, otoritas magisterium (pengajaran gereja), serta kehidupan sakramental sebagai sarana utama rahmat Allah. Katolisisme telah membentuk peradaban Barat melalui kontribusinya dalam bidang teologi, filsafat, seni, pendidikan, hukum, dan budaya selama lebih dari dua milenium.
Daftar Isi
Ajaran Katolisisme dirumuskan melalui Kitab Suci, Tradisi Suci, dan Magisterium Gereja. Pokok-pokok ajaran utamanya meliputi:
Asal-usul Katolisisme terhubung langsung dengan komunitas para rasul pada abad pertama, khususnya melalui Petrus yang tradisinya dianggap sebagai uskup pertama Roma. Setelah Kekristenan dilegalkan melalui Edik Milano (313 M), Gereja berkembang menjadi institusi utama dalam Kekaisaran Romawi.
Pada abad pertengahan, Gereja Katolik memainkan peran dominan dalam pendidikan, kebudayaan, dan politik Eropa melalui biara, universitas, dan misi penginjilan. Namun, penyalahgunaan kekuasaan gerejawi dan ketegangan teologis akhirnya memicu Reformasi Protestan pada abad ke-16.
Sebagai tanggapan, Gereja mengadakan Konsili Trente (1545–1563) yang memperbarui disiplin gereja dan menegaskan doktrin Katolik. Pada abad ke-19 dan 20, perkembangan teologis, tantangan modernisme, dan perubahan sosial global melahirkan Konsili Vatikan II (1962–1965), yang mendorong pembaruan dalam liturgi, ekumenisme, kebebasan beragama, dan dialog antaragama.
Saat ini, Katolisisme terus berkembang di berbagai belahan dunia, terutama di Afrika, Asia, dan Amerika Latin, sekaligus menghadapi isu-isu modern seperti globalisasi, krisis moral, dan dinamika sosial-politik.