Dipublikasikan: 3 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 3 Desember 2025
Dipublikasikan: 3 Desember 2025
Terakhir diperbarui: 3 Desember 2025
Raymond Kelvin Nando — Straw Man Fallacy adalah kekeliruan berpikir yang terjadi ketika seseorang secara sengaja atau tidak sengaja memutarbalikkan, menyederhanakan, atau mengkarikaturkan argumen lawan menjadi versi yang lebih lemah, lalu menyerang versi lemah tersebut seolah-olah itulah argumen sebenarnya. Teknik ini sangat umum dalam debat politik, diskusi akademik, perdebatan online, dan percakapan sehari-hari, karena efektif untuk memenangkan argumen tanpa harus menghadapi gagasan yang sebenarnya.
Daftar Isi
Straw Man Fallacy adalah kesalahan logika di mana seseorang mengganti argumen lawan dengan versi alternatif yang dilemahkan, disederhanakan, atau dipelintir agar lebih mudah diserang. “Straw man” (manusia jerami) menggambarkan dummy yang bisa dihancurkan dengan mudah, berbeda dari lawan nyata yang lebih kuat.
Ciri-ciri utama Straw Man:
Straw Man Fallacy dapat terjadi secara sengaja (dengan niat manipulatif) maupun tidak sengaja akibat miskomunikasi atau bias kognitif.