Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Raymond Kelvin Nando — Bentuk persamaan garis lurus dalam ruang tiga dimensi (R³) merupakan cara matematis untuk menyatakan himpunan semua titik yang berada pada satu garis tertentu. Dalam geometri analitik, persamaan garis dapat dituliskan dalam berbagai bentuk, masing-masing memberikan informasi berbeda mengenai arah, titik yang dilalui garis, dan struktur ruang. Pemahaman bentuk-bentuk ini penting dalam kalkulus vektor, fisika ruang, serta seluruh cabang matematika lanjut yang memerlukan deskripsi gerak linier.
Daftar Isi
Persamaan garis lurus adalah representasi matematis dari semua titik yang berada pada arah tertentu dan melalui satu titik tertentu. Tidak seperti di bidang dua dimensi, garis di R³ tidak dapat dituliskan dalam bentuk tunggal y=mx+cy = mx + cy=mx+c, sehingga dibutuhkan bentuk parametrik, vektor, atau simetris untuk menggambarkannya secara tepat.
Garis lurus di R³ selalu dapat ditentukan oleh:
Kedua dasar inilah yang menjadi fondasi bagi semua bentuk persamaan garis.
Bentuk parametrik adalah bentuk paling umum dan mudah dipahami. Jika garis melalui titik P0(x0,y0,z0)P_{0}(x_{0}, y_{0}, z_{0})P0(x0,y0,z0) dan memiliki vektor arah v = (a, b, c), maka:
\(dengan ttt adalah parameter real.
Bentuk ini langsung menunjukkan titik awal dan arah gerak garis.
Dalam bentuk vektor, persamaan garis ditulis sebagai:
\(dengan:
Bentuk ini banyak digunakan dalam fisika, mekanika, dan 3D modeling.
Jika a,b,c≠0a, b, c \neq 0a,b,c=0, maka persamaan parametrik dapat dituliskan menjadi:
\(Bentuk simetris adalah bentuk yang paling ringkas, namun hanya berlaku bila komponen vektor arah tidak ada yang bernilai nol.
Setiap garis dalam R³ dapat dianggap sebagai perpotongan dua bidang. Misalkan dua bidang diberikan:
\(dan
\(maka garis lurus yang merupakan perpotongan kedua bidang tersebut adalah garis yang memenuhi keduanya sekaligus.
Misalkan garis melalui titik P(2,−1,3)P(2, -1, 3)P(2,−1,3) dan memiliki vektor arah v=(4,2,−5)\mathbf{v} = (4, 2, -5)v=(4,2,−5).
Bentuk parametrik:
\(Bentuk vektor:
\(Bentuk simetris:
\(Semua bentuk ini mewakili garis yang sama.
Ketiga bentuk ini saling berkaitan dan dapat ditransformasikan satu sama lain.