Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Dipublikasikan: 21 November 2025
Terakhir diperbarui: 21 November 2025
Raymond Kelvin Nando — Jarak suatu titik ke bidang rata adalah panjang garis tegak lurus dari titik tersebut menuju bidang yang dimaksud dalam ruang tiga dimensi. Konsep ini sangat penting dalam geometri analitik, kalkulus vektor, serta berbagai aplikasi teknik yang membutuhkan perhitungan jarak minimal.
Daftar Isi
Jarak titik ke bidang rata didefinisikan sebagai panjang terpendek dari titik tersebut menuju bidang. Karena jalur terpendek antara titik dan bidang selalu tegak lurus, maka pengukuran jarak dilakukan menggunakan proyeksi tegak lurus. Konsep ini menjadi dasar dalam analisis jarak, optimasi, pemodelan ruang, dan penerapan komputasi geometris.
Misalkan bidang memiliki persamaan:
\(Ax + By + Cz + D = 0\)dan titiknya adalah Q(x₁, y₁, z₁). Maka jarak titik ke bidang diperoleh dari substitusi koordinat titik ke dalam persamaan bidang dan dinormalisasi oleh panjang vektor normal.
Rumus jarak titik Q(x₁, y₁, z₁) ke bidang Ax + By + Cz + D = 0 adalah:
\(Dengan:
Rumus ini merupakan bentuk standar dalam geometri ruang R³.
Rumus berasal dari jarak titik ke bidang berdasarkan proyeksi tegak lurus. Misalkan n = (A, B, C) adalah vektor normal bidang.
Untuk titik Q(x₁, y₁, z₁), nilai:
\(adalah hasil substitusi koordinat titik ke dalam persamaan bidang—yang secara geometris merupakan jarak terarah terhadap bidang.
Karena vektor normal memiliki panjang:
\(maka pembagian tersebut menormalkan jarak agar sesuai dengan panjang sebenarnya dalam ruang.
Misalkan titik Q(2, −1, 3) dan bidang:
\(Hitung jaraknya:
Langkah 1. Substitusi ke dalam persamaan:
\(Langkah 2. Hitung panjang vektor normal:
\(Langkah 3. Masukkan ke rumus:
\(Jadi jarak titik Q ke bidang tersebut adalah 2 satuan.