Dipublikasikan: 20 November 2025
Terakhir diperbarui: 20 November 2025
Dipublikasikan: 20 November 2025
Terakhir diperbarui: 20 November 2025
Raymond Kelvin Nando —Bilangan arah adalah pasangan atau tripel bilangan yang menunjukkan proporsi komponen suatu vektor terhadap masing-masing sumbu koordinat. Dalam konteks ruang tiga dimensi (R³), bilangan arah digunakan untuk menggambarkan kecenderungan arah vektor tanpa memperhatikan panjangnya. Materi ini sangat penting dalam analisis geometri ruang, persamaan garis, bidang, serta berbagai penerapan dalam fisika dan teknik.
Daftar Isi
Bilangan arah (direction numbers) adalah tiga bilangan yang berbanding lurus dengan komponen suatu vektor dalam ruang R³. Jika sebuah vektor diarahkan sepanjang garis tertentu, maka bilangan arah menunjukkan “kemiringan relatif” vektor tersebut terhadap sumbu x, y, dan z.
Misalkan garis memiliki bilangan arah (a, b, c). Artinya, untuk setiap kenaikan “unit arah” sepanjang garis:
Bilangan arah tidak harus bernilai satuan dan tidak harus membentuk vektor satuan; bilangan arah hanya menggambarkan proporsi arah.
Jika bilangan arah suatu garis diberikan sebagai (a, b, c), maka vektor arah garis tersebut dapat dituliskan sebagai:
\(\vec{v} = (a, b, c)\)Panjang vektor arah:
\(|\vec{v}| = \sqrt{a^{2} + b^{2} + c^{2}}\)Bilangan arah dapat dijadikan dasar untuk menentukan cosinus arah menggunakan:
\(\cos\alpha = \frac{a}{|\vec{v}|}, \quad \cos\beta = \frac{b}{|\vec{v}|}, \quad \cos\gamma = \frac{c}{|\vec{v}|}\)Dengan demikian, bilangan arah selalu berkaitan langsung dengan orientasi geometris vektor dalam ruang.
Contoh: bilangan arah (2, 4, 4) dan (1, 2, 2) sebenarnya menggambarkan arah yang sama, karena keduanya saling berbanding lurus.
Jika sebuah garis melalui titik P(x₁, y₁, z₁) dan Q(x₂, y₂, z₂), maka bilangan arahnya adalah selisih koordinat:
\((a, b, c) = (x_{2} – x_{1},\ y_{2} – y_{1},\ z_{2} – z_{1})\)Contoh:
P(1, 3, −2) dan Q(5, 6, 4)
Bilangan arah garis PQ adalah (4, 3, 6).
Dengan bilangan arah (a, b, c), persamaan garis parametrik dapat ditulis:
\(x = x_{0} + at\)
\(y = y_{0} + bt\)
atau dalam bentuk vektor:
\(\vec{r} = \vec{r_{0}} + t(a, b, c)\)Artinya, bilangan arah berfungsi sebagai inti dari representasi garis dalam ruang.