Dipublikasikan: 19 November 2025
Terakhir diperbarui: 19 November 2025
Dipublikasikan: 19 November 2025
Terakhir diperbarui: 19 November 2025
Raymond Kelvin Nando — Division fallacy adalah kekeliruan berpikir ketika seseorang menyimpulkan bahwa sifat yang dimiliki suatu keseluruhan pasti dimiliki juga oleh setiap bagian di dalamnya, sehingga menimbulkan generalisasi terbalik yang tidak sah secara logis.
Daftar Isi
Division fallacy adalah bentuk kesalahan penalaran di mana karakteristik suatu kelompok, objek keseluruhan, atau entitas kompleks diasumsikan berlaku bagi setiap bagian penyusunnya. Kekeliruan ini terjadi karena penalaran yang membalikkan hubungan antara whole dan parts tanpa mempertimbangkan bahwa beberapa sifat hanya muncul pada level keseluruhan dan tidak ada pada komponen-komponennya. Kekeliruan ini sering muncul dalam politik, sains, psikologi sosial, hingga kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang mengira bahwa apa yang benar untuk kelompok pasti benar untuk individu.
Ciri-ciri utama kekeliruan ini meliputi:
Beberapa langkah untuk menghindari kekeliruan ini:
Composition fallacy menarik kesimpulan dari bagian ke keseluruhan, sedangkan division fallacy menarik kesimpulan dari keseluruhan ke bagian.
Karena manusia cenderung menggunakan heuristik asosiasi—menganggap bahwa bagian merepresentasikan keseluruhan atau sebaliknya tanpa analisis logis mendalam.
Tidak. Generalisasi hanya salah jika tidak memiliki dasar logis atau empiris. Pernyataan yang didukung data atau statistik tidak termasuk fallacy.